di malam yang hangat ibu dan ayah ada di sampingku, laksana raja aku di manjakan dan di sayang. Waktu menunjukkan pukul 16:45 setelah magrib, aku melangkah ke arah meja tempat biasa ibuku menaruh buku sakti anak jaman old yaitu buku Iqra’.
ayo nak’ coba ajari ibu ini bagaimana cara baca nya (suaranya seolah menganggap ku hebat dan ibu tidak bisa dalam hal baca Iqra’) begitulah gelagat anak balita yang sok tahu ingin mengajari ibunya membaca Iqra’. Hehehehe…
Saat asyik bercengkrama dengan ratu surgaku saat itu, suasana yang tadinya hangat belajar bersama ibu menjadi berbeda karena perutku yang aneh entah apa yang dirasa. Dengan niat dan semangat aku lari ingin keluar rumah dengan posisi tangan berada di daun pintu yang terbuka setengah pintu. Dan ternyata jatuhlah minyak bumi menghempas bagian samping kaki kananku.
Ku pasrah dan menengok ke arah ibuku yang masih fokus pandangannya ke halaman tengah buku Iqra’, lalu aku memanggil, “Bu, Ade e eeek”. Yah begitulah kelakuan balita usia 3 tahun.
Leave a Reply